Nasrul Abit, Jawab Tantangan Untuk Membangun Mentawai

JURNALIST SUMBAR| SUMBAR- Untuk percepatan pembangunan di wilayah  kabupaten kepulauan Mentawai Wakil Gubernur Nasrul Abit mengatakan bahwa harus ada Kebijakan Pelayanan Perizinan agar  terjadi percepatan  pembangunan yang lebih baik di wilayah kepulauan itu.
Wakil gubernur  menyatakan  disamping tentang pelayanan perizinan, sejumlah tantangan yang harus segera dijawab dalam rangka percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan Kabupatam Kepulauan Mentawai, di antaranya menjawab masalah transportasi, air bersih, dan cara pandang pemangku adat/masyarakat asli terhadap kebijakan pembangunan didaerah itu.
Hal ini disampaikannya pada Sosialisasi Kebijakan Pelayanan Perizinan bagi Aparatur DPMPTSP, Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, dan Pelaku Usaha Kabupaten Kepulauan Mentawai di Pangeran Beach Hotel, Kamis lalu (1/3).
Wagub Nasruk Abit juga menyampaikan persoalan menyangkut transportasi, terutama infrastruktur jalan, sudah ada pembangunan ruas jalan 41 kilometer dari total 167 kilometer ruas jalan Siberut yang menghubungkan Pei-Pei ke Labuan Bajau telah diselesaikan oleh pemkab Mentawai, sisa ruas jalan yang belum rampung, sambungnya, akan diupayakan menjadi jalan nasional yang tercakup dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Siberut.
KEK yang meliputi kawasan Siberut seluas kurang lebih 2600 ha dengan nilai investasi sekitar 11 T itu sendiri dikatakan Nasrul Abit telah hampir rampung penyusunannya, di mana 17 dari 18 syaratnya telah dipenuhi oleh Pemprov Sumbar.
"Tinggal satu yang belum, amdalnya. Kalau sudah selesai, tinggal dipresentasikan ke Pemerintah Pusat dan Dewan KEK," terang Nasrul Abit
Wagub mengungkapkan, jika KEK ini selesai maka sisa ruas jalan Siberut sebagaimana yang ia sebutkan sebelumnya juga akan selesai dan ekonomi masyarakat perlahan akan hidup dan menggeliat.
"Ini kalau terbuka, semua desa di dalam akan terhubungkan. Akan ada nanti jaringan-jaringan jalan ke jalan poros. Ini nanti yang akan menghidupkan ekonomi," ungkapnya.
Sementara itu, untuk ruas jalan di Sipora, Nasrul Abit mengatakan secara umum sudah tidak ada masalah yang patut dikhawatirkan karena ruas jalan tersebut telah menjadi jalan nasional.
"Tinggal dibikin jalan-jalan desa untuk menghubungkan," sebutnya.
Nasrul Abit menegaskan transportasi dan infrastruktur penunjangnya adalah hal utama yang harus segera dituntaskan jika ingin mengeluarkan Mentawai dari ketertinggalannya.
#Red
Diberdayakan oleh Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalistsumbar.com, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang