Elly Trisyanti, Serap Aspirasi Warga Banuaran Pada Reses Dapil

JURNALIST SUMBAR| PARLEMENT- Perencanaan pembangunan suatu wilayah di mulaidari   Musrenbang dari tingkat kelurahan sampai ke tingkat kecamatan setiap tahun.
Pada  reses dapil di kecamatan Lubuk begalung, kehadiran Elly Trisyanti betul betul dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan uneg-uneg.
Deliwati selaku Ketua RT 05 RW 11 menyampaikan aspirasi tentang drainase yang belum memadai dan pihak Pemko hanya mengukur jalan saja yang kurang dari 1 km2. “Terus warga di sini sangat berharap realisasi fasum seperti masjid ini jalan dan drainasenya masih belum memadai yang bisa mengganggu umat beribadah jika hari hujan air tergenang dan banjir Sudah 10 kali proposal diusulkan,” ujar Deliwati.

Ketua Majelis Taklim Al Quwait, Zetri Murni menyampaikan aspirasi supaya Tahfidz Qur’an bisa gratis bagi keluarga kurang mampu dan bagi anak yatim. “Kemana mereka bisa menyampaikan proposal untuk memperoleh bantuan tersebut,” ujar Zetri yang juga salah satu kader Posyandu kelurahan tersebut.

Menariknya, Ketua Majelis Taklim Kelurahan Banuaran, Hj. Rahmadani justru meminta pada Ketua DPRD untuk membantu pengadaan Rabana Masjid Al Quwait. “Saya berharap Ibu Ketua membantu pengadaan Rabana masjid ini. Karena satu satunya yang belum memiliki. Karena memang Majelis Taklimnya belum lama berdiri. Apalagi, kita dalam waktu dekat akan melaksanakan festival Rabana,” ujar perempuan berusia 82 tahun yang akrab dipanggil Elok ini.

Bak gayung bersambut, Ketua DPRD Kota Padang langsung mengeluarkan 15 lembar uang 100 ribu. “Saya sangat bangga dengan Ibuk Elok. Walau sudah tua namun tetap melibatkan diri dalam kegiatan masyarakat. Untuk itu saya akan bantu rabana tersebut pada saat ini juga,” ujarnya sambil menyerahkan uang Rp1,5 juta pada Ketua Majelis Taklim Banuaran.

Menyikapi keinginan warga, Elly mengatakan usulan masyarakat tersebut bisa disampaikan melalui Musrenbang. Namun, juga bisa ditampung melalui Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan. “Jika keuangan kota memadai maka bisa direalisasikan langsung,” ujarnya.

Dia juga menyarankan, agar membuat proposal. Dengan catatan organisasi tersebut sudah di SK-kan dari kelurahan dan terdaftar pada Bagian Kesra Pemko Padang.

Terkait Tahfidz Qur’an, Elly akan menyampaikan ke Kemenag untuk di subsidi. ” Tahfidz ini penting, jika memang ada yang tidak mampu membayar Rp.50 ribu per bulan, kita akan carikan jalan keluarnya,” ujar Elly.


Elly Thrisyanti, mengatakan dirinya merupakan penyambung lidah masyarakat, menyampaikan aspirasi dan mendengarkan segala yang di keluhkan demi pembangunan Kota Padang, “Sebagai pemangku amanah, saya akan terus bersilaturahmi dengan masyarakat. Harus bertanggungjawab dengan amanah yang diterima. Menjemput aspirasi dari segala bidang untuk disampaikan pada Pemko Padang agar bisa dieksekusi dan direalisasi,”ujar Elly.

Ketiga, menurut Elly Thrisyanti reses mengevaluasi kinerja Pemko Padang pada daerah pemilihan. Selain itu bisa dituangkan dalam pokok pikiran anggota dewan dan kegiatan lain yang ada pada pemerintah kecamatan dan kelurahan

Reses Elly Thrisyanti dihadiri Camat Lubuk Begalung, Lurah Banuaran, Ketua RW dan beberapa RT kelurahan. Juga hadir, Ketua Majelis Taklim Kelurahan Banuaran, Ketua dan Anggota Majelis Taklim Masjid Al Quwait, Kelompok Senam Banuaran dan Jamaah Masjid Al Quwait yang juga warga Perumahan Mitra Utama Banuaran.

Usai menerima aspirasi warga, Elly langsung meninjau jalan lingkung yang belum pernah di beton.  Peninjauan juga dilakukan ke riol yang telah mengalami pendangkalan. 
Diberdayakan oleh Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalistsumbar.com, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang