PKS Dukung Presidential Threshold Usulan Pemerintah


JAKARTA.JS--- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusulkan agar ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold berkisar 20 sampai 25 persen.

Dalam presidential threshold, fraksi PKS mengikuti usulan dari pemerintah.

"‎PKS mengusulkan antara 20-25 persen (presidential threshold). Fraksi PKS ikut usulan dari pemerintah," kata Ketua fraksi PKS, Jazuli Juwaini di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/1/2017).

Jazuli beralasan, 20-25 persen presidential threshold ‎dapat menyederhanakan koalisi dalam pengusungan calon presiden.

Dirinya khawatir jika tidak ada presidential threshold akan membingungkan rakyat dimana banyaknya capres yang diajukan.

"‎Supaya lebih sederhana (PT 20-25 persen). Sekarang parpol yang akan diverifikasi beberapa jumlahnya, 13 kan. Nanti bayangin kalau sejumlah partai itu usung capres sendiri," tuturnya.

Masih kata Jazuli, dengan adanya ambang batas pencalonan presiden sebesar 25 persen akan membuat lebih efisien biaya yang akan digelontorkan dalam pelaksanaan Pilpres.

Tidak dipungkirinya bahwa calon legislatif yang jumlahnya cukup banyak telah memusingkan rakyat, rakyat menurutnya akan bertambah pusing jika calon presiden yang maju di Pilpres juga cukup banyak.

"Jadi PKS ingin memudahkan rakyat untuk melihat. Sudah dipusingkan dengan caleg yang begitu banyak, dipusingkan juga capres yang begitu banyak," tandasnya.(*)










Diberdayakan oleh Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalistsumbar.com, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang